spoon

JERITAN CALON LULUSAN ILMU KOMUNIKASI

0

Tentu lulusan Komunikasi sangat menginginkan lulus dengan gelar S.ikom. Mereka masuk dan mendaftar di ilmu komunikasi karena prospek kerja kedepan sangat menjanjinkan seiring dengan luasnya lapangan kerja di bidang broadcast dan entertaimen.
Bidang komunikasi untuk masa sekarang sudah tidak dipandang sebelah mata, komunikasi sudah di ibaratkan sebuah kecakapan yang harus dimiliki setiap orang, untuk menjalani era globalisasi. Tekhnologi semakin mutakhir dan perkembangan alat komunikasi sudah semakin maju, maka dari itu pengelolaan media komunikasinya pun harus dijalankan oleh seseorang yang terampil komunikasi.
Dalam ilmu komunikasi kita dapat menemukan beragam ketertarikan, misalnya: Dengan komunikasi kita bisa membuat sebuah propaganda, komunikasi bisa diubah dalam bentuk apapun (Tulisan, Iklan, Film, Poster-poster, fotografi, Blog,) dan tentunya dengan menjalani sebuah komunikasi yang baik maka pentransferan ilmu pengetahuan akan semakin informatif.
Tetapi tentunya ilmu komunikasi dan ilmu-ilmu yang lainnnya memiliki ke khas-an sendiri dalam hal profesi, walaupun tidak menutup kemungkinan bisa berada di profesi manapun.
Tapi Harapan para calon Alumni Ilmu Komunikasi sedikit pudar karena terdengar bahwa gelar S.Ikom akan berganti menjadi S.Dak di karenakan mereka berkecimpun dalam Universitas islam. Secara spontan mereka memikirkan bagaimana prospek mereka kedepan dengan tidak memakai gelar yang mereka harapkan, dan memakai gelar yang sama sekali mereka tidak sangka setelah lulus dari ilmu komunikasi ini.
smogaa ada perhatian dr pihak yg terkait terkhusus dr pihak jurusan...
pst dgn S.Dak,,banyak yg akan berpendapat bhw qt hanya terfokus pd bidang Dakwah,,pdhl sprt yg qt ketahui bhw Ilmu Komunikasi adalah jurusan yang umum, walaupun qt berada... dlm lingkup universitas Islam...

ITU TANGGUNG JAWAB, BUKAN KESUKSESAN

1

Di dunia ini semua hal diciptakan secara berpasang-pasangan, ada Kaya ada Miskin, Ada Cantik Ada jelek, ada pendek ada tinggi, ada laki-laki ada perempuan, ada ayah ada ibu, Tapi kadang kita merasa tidak adil dengan semua apa yang kita dapatkan, mengapa demikian?? Itu dikerenakan kita telah membanding-bandingkan apa yang orang lain miliki dengan apa yang anda miliki, tapi belum tentu orang lain memiliki apa yang kita punya.
Cobalah untuk berfikir positif dengan kelebihan orang lain, maksudnya Buatlah yang dimiliki orang lain menjadi motivasi kita untuk dapat seperti mereka. Kita kadang memandang bahwa orang yang sangat mampu karena tahta dan kekayaan orang tuanya itu sangat sukses dan sangat berhasil, sehingga anda merasa sangat merasa iri dengan kesuksesan yang dimiliki orang itu, padahal yang anda harus tau, bahwa sukses itu adalah sesuatu yang kita dapat mulai dari nol, ia..... sesuatu yang kita mulai dari nol sehingga sampai ke tahap kemewahan, itulah yang dimaksud dengan kesuksesan. Karena seseorang yang mengatakan dirinya sukses padahal dia mendapatkan semua itu dari orang tuanya bukanlah kesuksesan, tapi itu merupakan tanggung jawab yang diberikan orang tua.
Terkadang kesuksesan yang berawal dari Nol itu lebih berarti, dikerenakan kita pernah menjalani kesusahan pada saat kita belum mencapai kesuksesan itu, dan anda akan menangis ketika anda membayangkan saat anda ingin meraih kesuksesan itu. Alhasil banyak orang yang membenci orang yang sukses, terutama orang yang berada di garis kemiskinan, mengapa demikian? Itu di karenakan citra orang yang kaya atau orang yang telah sukses telah tercemar, karena dia merupakan orang kaya karena memikul tanggung jawab dari orang tuanya, karena mereka tak pernah merasakan bagaimana rasanya saat berada di bawah . Mereka tak pernah memandang kebelakang, melihat orang-orang yang memerlukan mereka, tapi mereka hanya melihat orang-orng yang berada disekitar mereka, berbeda dengan orang kaya karena kesuksesan yang mereka raih dengan keringat mereka sendiri, mereka mempunyai sikap dermawan karena saat melihat orang yang membutuhkan, mereka dengan spontan membayangkan saat dia berada di posisi itu.
Jadi, walaupun orang tua anda adalah orang yang mampu, cobalah untuk tidak bergantung pada mereka, karena lebih nikmat rasanya saat kita mendapatkan kesuksesan itu dengan keringat anda sendiri, anda akan merasa nyaman dan tak tertekan, jangan pernah katakan MALU untuk bekerja apapun, karena tidak mungkin dengan seketika anda menjadi pemimpin atau bos tampa melalui proses terkecil terlebih dahulu. Tutupilah rasa malu anda dengan Niat bahwa saat ini anda memang bukan siapa-siapa, tapi suatu saat, anda akan menjadi orang yang sangat bermanfaat.
Suatu saat bukan anda yang akan mncari pekerjaan, tapi pekerjaanlah yang mencari anda dengan kegigihan anda dan kemampuan anda dalam menjalani hidup, cobalah untuk tidak bergantung pada siapapun terutama orang tua anda, teriakkanlah pada diri anda bahwa anda akan mmenjadi lebih baik.
SEMANGAT