D'Loner Whiiwy: Republika OnLine » Dunia Islam » Islam Nusantara 28 Anggota Ahmadiyah Ciareteun Nyatakan Kembali pada Islam
Posted on Sabtu, 09 April 2011 | By: Dwi Cahya Ramadani
Malam berubah menjadi warna yang lebih gelap
Serta bintang dingin yang bertaburan dilangit
Yang Tidak membutuhkan susunan kata
Aku duduk dikursi dimana cahaya itu telah pergi
Dan melihat bintang jatuh dilangit itu
Tapi, hanya angan-angan itu yang muncul
hidup telah menjadi penentuan seperti dadu yang dilempar
dan selalu memiliki penyesalan
akupun berharap dapat bergerak maju menuju tujuan berikutnya
dan akankah seseorang menerangiku jika aku harus hidup apa adanya
Semua karena perasaan ini yang berdenyut dieluruh tubuh yang menakutiku
Tapi.. ini takkan terjadi
Meskipun aku telah berkata bahwa aku baik-baik saja
Itu tak pernah terlihat nyata
Karena tercermin dalam genangan air
Wajah yang sedih hingga aku terbiasa dengan itu
Meskipun aku tahu
Niatku yang tak kubicarakan sedang mencekikku
Aku tetap tidak mampu untuk berucap
Dan dimalam saat suaraku tak dapat didengar lagi
Seperti halnya air mataku yang tak dapat terlihat lagi
hingga aku hanya apat berkata
terima kasih untuk semuanya
Aku terlindung dengan awan mendung
Yang membuatku tak bisa tertawa seperti keceriaan yang aku miliki kemarin
Seakan orang yang kehilangan kebersamaan yang berjalan degan langkah cepat
Aku hanya ingin hidup dengan sempurna
Dan menantang semua waktu yang aku lewati
Karena aku dilahirkan bukan untuk menjadi seorang penakut
Akupun menuju tempat dimana cahaya bersinar
sambil membentangkan tanganku dan melihat langit biru itu
Tapi aku bimbang jika aku bisa melewati langit itu, begitulah aku terus berfikir
Hanya melihat wajahku dicermin
Aku mampu tertawa kecil dan menjatuhkan air mataku
Aku mengenggam tangan ini dengan kuat
Dan mengisi hari yang terlewati
Itulah aku sekarang
Karena hal tak mudah inilah aku masih disini






