spoon

"Negara Islam, Suatu Penghinaan!"

0

ada sedikit kajiian lagi nich tentang "Negara Islam, Suatu Penghinaan!".

ehm.. ehm... begini niich..

ketika rezim orde baru runtuh pada tahun 1997, di sanalah puncak kesadaran rakyat indonesia akan kebebasan yang dimilikinya (walau aku belum lahiir siich, cuma baca buku aja, hhe)..

Kesadaranlah yang membisik kalbunya, bahwa selama kekuasaan orde baru mereka terbelenggu oleh penguasa-penguasa yang korup, otoriter yang mengancam mereka dengan penjara, dan apa yang dianggap sebagai kesalahannya adalah mereka memiliki kesadaran, kepekaan dan keberanian dalam berfikir. Perangkap inilah yang membawa kehancuran bagi indonesia dan kemiskinanpun tak terbendung lagi di tanah air.



Setelah itu, banyak tokoh islam ekslusive yang terpandang di indonesia meluangkan banyak waktunya untuk berdiskusi, berdialog, bermusyawarah, (Maklum baru mereasakan udara kebebasan) dalam memberikan jawaban, "Mengapa Indonesia yang Mayoritas Umat Islam tidak membawakan kesejahtraan bagi rakyatnya, sebagaimana yang dijanjikan oleh sang khaliq?" karena apa yang dijanjikan sang khaliq tidak sesuai dengan realitas sosial, berarti ada yang salah nich pada diri umat islam, khususnya islam indonesia yang kemayoritasan adalah predikatnya. Berangkat dari sanalah banyak ulama-ulama, kiai yang mengeluarkan fatwa bahwa kita selama nich sudah jauh melenceng dari ajaran agama kita, dan ini benar adanya menurut pandangan sebagian orang sich.



jalan keluar yang ditawarkan oleh mereka adalah "indonesia harus dijadikan negara islam", karena dengan cara inilah kita bisa bangkit lagi dari kebobrokan, dan dapat memberikan kesejahtraan pada rakyat banyak. tapi coba kita fikirkan kembali,dengan menjadikan indonesia negara islam akan bertentangan dengan islam itu sendiri? dimana kita ketahui bahwa ada beberapa agama yang diakui keberadaanya dinusantara ini. maka dengan 'Negara Islam', mereka yang Non-Islam akan merasa hak-haknya dirampas, dan dipaksa untuk mengikuti aturan islam, yang tentunya bertentangan dengan ajaran agama mereka. Ini akan menunjukkan bahwa islam tidak Toleran, dan dengan ini pula (Negara Islam) merupakaan suatu penghinaan pada islam itu sendiri, dimana islam disebarkan dengan cara kekerasan atau dipaksa sementara Islam tidak identik dengan kekerasan.



Pemahaman seperti inilah terhadap agama, sehingga umat islam yang ada diseluruh dunia, terutama di indonesai yang mayoritas, terpojok dan tersingkirkan di tengah-tengah keramaian dan kerumunan orang. Islam tidak lagi ramah-tamah dimata dunia. Tapi memperlihatkan Wajah mengerikan dan menakutkan.Contoh kecilnya seperti Islam yang sudah terkenal sebagai Teroris dimata Agama Lain.